(TAS PRADA) (TAS YSL) (TAS HERMES) (TAS FURLA) (CROCS - MAN) (TAS CELINE)
 (TAS VICTORIA BECKHAM) (TAS MICHAEL KORS) (TAS WEBE) (ACCESSORIES COLLECTION) (TAS LOUIS VUITTON CLASSIC) (TAS BONIA)
 

Sepatu Wedges

FacebookTwitterPrintShare

Sepatu Wedges merupakan salah satu model sepatu yang memiliki kepopuleran yang tidak habis dimakan waktu. Bentuknya yang tidak biasa, dengan hak yang penuh di sekujur badan bagian bawah sepatu atau yang dikenal dengan heels penuh, menjadikan wedges pilihan alternatif yang menarik bagi para wanita pecinta fashion yang selalu ingin tampil fashionable. Sepatu wedges semakin popular dengan makin banyak para artis yang menggunakan sepatu model ini disetiap mereka tampil di publik.

Sebenarnya sejarah fashion dari sepatu wedges dapat ditelusur sejak tahun 1930an. Pada tahun itulah salah seorang desainer sepatu dari Italia, Salvatore Ferragamo mulai memperkenalkan sepatu nyentrik ini ke publik Italia. Pembuatan model tersebut sebenarnya karena kesulitan dalam pencarian bahan karena adanya masa perang, Ferragamo terpaksa mencari banhan baru untuk membuat sepatunya, karena pada zaman itu tidak banyak bahan sepatu umum yang bisa didapat. Akhirnya, ia mendapat ide untuk membuat sepatu dengan sol yang terbuat dari semacam gabus. Hingga kini, idenya terus berjalan.

Sepatu ini memiliki sol tebal yang membentuk segitiga, dengan bagian depan (jari-jari) kaki di bagian paling rendah. Karena model yang unik sepatu sedikit demi sedikit kepopuleran sepatu wedges mulai meingkat dan mulai mendapat tempat di hati para wanita Italia. Dari Italia, model sepatu ini menyebar ke Eropa dan akhirnya ke seluruh dunia. Bentuknya yang santai dan nyaman namun tetap elegan membuat banyak wanita pecinta fashion menjadi jatuh cinta dan beralih dari model sepatu konvensional.

Jenis sepatu wedges ini, seperti jenis fashion lainnya, mengalami pasang-surut dalam tren. Untuk membuatnya digemari, begitu banyak modifikasi dilakukan oleh desainer untuk membuat sepatu-sepatu ini kembali laku di pasaran sebagai tren baru. Sepatu wedges ternyata tidak hanya diciptakan untuk para wanita. Untuk pria pun model wedges ini mulai ada dan populer sekitar tahun 1970an. Namun model untuk pria ini memiliki heels atau hak yang rendah, tidak seperti pada sepatu wanita yang bisa mencapai 15cm. Hak pada wedges pria umumnya hanya 3-4 cm. Wedges untuk wanita sekarang telah memiliki beragam model baik sepatu maupun sandal. Ada model yang simpel atau polos, ada juga yang diberi strap atau ikat baik di atas tumit atau di jari. Selain itu banyak juga yang menambahkan ornamen pita pada bagian ujung depan sepatu. Wedges akan selalu hidup di setiap musim fashion dan tetap dicintai dihati oleh penggemar fashion.

FacebookTwitterPrintShare


Tas Burberry Quilted Patent Tote

FacebookTwitterPrintShare

Trend fashion tas pada musim dingin selalu di identikkan warna yang berbeda dengan warna salju. Para desainer kebanyakan mengarahkan pada warna abu-abu hitam atau setidaknya warna yang cukup gelap, sehingga ketika Burberry mengeluarkan tas Burberry Quilted Patent Tote yang menggunakan warna putih langsung menarik perhatian pemerhati tas yang merasa perlunya musim dingin dengan nuansa warna putih.

Tas Burberry Quilted Patent ToteTas Burberry Quilted Patent Tote
Tas Burberry Quilted Patent Tote
 

Beberapa orang mungkin menganggap model tas Burberry Quilted Patent Tote masih terlalu sederhana, tetapi kilauan dari hiasan besi didepan akan merubah hal tersebut. Dari bentuknya tas sendiri adalah klasik dengan warna putih sejuk yang dibuat dengan trend motif yang cukup detail sehingga membuatnya menjadi model tas yang berbeda. Hal inilah yang menjadikan formula awal bahwa tas Burberry Quilted Patent Tote bakal sangat diterima oleh pecinta tas.

FacebookTwitterPrintShare


Bahan Kulit Suede

FacebookTwitterPrintShare

Suede adalah jenis bahan kulit dengan bulu–bulu halus atau beludru pada permukaannya. Istilah ini dikenalkan pertama kali di Perancis “gants de Suède” yang secara harfiah berarti “sarung tangan dari Swedia”.

Suede LeatherSuede Leather
Suede Leather
 

Karena sifatnya yang lembut, tipis, dan lentur membuatnya sangat cocok untuk pakaian atau barang barang yang menggunakan jenis bahan yang halus. Suede sendiri pada awalnya digunakan untuk bahan pembuatan sarung tangan perempuan.

Pada umumnya produksi bahan kulit suede didapat dari bagian dalam kulit yang dekat dengan daging. Karena berasal dari potongan yang sangat tipis, suede kurang tahan lama dibandingkan oleh kulit utama (full-grain).

Tekstur yang berbulu halus juga membuatnya lebih rentan terhadap kerusakan dari air dan noda. Di karenakan dari satu kulit bawah dapat dibuat atau diproduksi beberapa lapisan kulit suede sekaligus, maka harganya menjadi jauh lebih murah dibandingkan bahan kulit utama (full-grain).

FacebookTwitterPrintShare


Sepatu Fendi Python Effect Leather

FacebookTwitterPrintShare

Jika anda senang sekali dengan warna nuansa karang koral atau jika anda memang membutuhkan lebih dari sekedar sepatu dengan nuansa warna baru maka Sepatu Fendi Python Effect Leather menjadi pilihannya. Dengan model yang akan selalu membuat anda sebagai wanita menjadi pusat perhatian dan sekaligus dapat digunakan dengan sangat praktis.

Sepatu Python Fendi Effect Leather warna karang koral dibuat dengan kayu tumit 4,5 inci ini kemudian diberi efek hitam dan putih kulit python pada tali pergelangan kaki merupakan perpaduan yang cantik. Harganya dijual sebesar $930.

FacebookTwitterPrintShare


 
 (TAS VALENTINO) (CROCS - WOMAN) (TAS CHRISTIAN DIOR) (TAS ANAK) (DOMPET) (TAS VICTORIA BECKHAM)
 (NICHOLAS EDISON SHOES) (TAS WEBE) (CROCS - WOMAN) (SHOES & WEDGES) (RICHELLE SHOES) (TAS SUPER PREMIUM)