(TAS SUPER PREMIUM) (TAS MIX) (TAS CELINE) (TAS WEBE) (TAS LOUIS VUITTON CLASSIC) (TAS AIGNER)
 (TAS GUCCI) (RICHELLE SHOES) (CROCS - WOMAN) (TAS LOUIS VUITTON FOXTAIL DENIM SUPER) (NICHOLAS EDISON SHOES) (KACAMATA)
 

Komunikasi Balita

FacebookTwitterPrintShare

Balita akan menterjemahkan setiap kata yang kita ucapkan walaupun kita tidak menyuruhnya. Terkadang balita (toddler) bahkan lebih banyak mengerti daripada yang kita kira. Mereka menjadi sangat sensitif dan dapat menjadi uring-uringan atau bahkan menangis ketika kita menasihati atau mentertawakan mereka.

Dalam dunia anak terutama balita adalah dunia dimana mereka sedang membangun keterampilan komunikasi dengan dicampur emosi yang tidak terkendali. Mereka terkadang mengalami situasi dimana perasaan (emosi) yang besar tetapi tidak dapat menemukan kata-kata tepat untuk mengungkapkan perasaan tersebut.

Untuk itu jika balita bebicara kita harus benar-benar mendengarkan sehingga mengerti benar apa yang sebenarnya mereka ungkapkan dibalik semua emosi yang menyertainya dalam berkomunikasi. Hal ini menjadi sangat penting karena tidak semua balita dapat sepenuhnya mengekspresikan dirinya.

Berikut tips agar kita dapat berkomunikasi dengan baik :

  1. Mendengarkan apa yang anak katakan dan perhatikan emosi yang menyertainya.
  2. Selalu membuat waktu khusus untuk berkomunikasi.
  3. Ketika sang balita datang untuk berbicara cobalah untuk menghentikan beberapa menit saja apa pun yang kita lakukan untuk mendengarkan, karena balita kemungkinan membutuhkan hanya satu kalimat atau waktu sebentar untuk didengarkan.
  4. Ketika berbicara sebaiknya anda jongkok sama tinggi disebelahnya.
  5. Cobalah untuk membiarkan mereka menyelesaikan kalimatnya sebelum menyela, tak peduli kemungkinan berbelit-belit mereka berbicara.
  6. Berbicara sebaiknya dengan gaya bercerita. Seperti buku cerita bergambar akan membantu balita belajar tentang bahasa.
  7. Coba selalu berbicara jujur. Ketika kita berbohong kepada mereka kemungkinan kita akan kehilangan kepercayaan mereka.
FacebookTwitterPrintShare


Pengertian Bermain Peran

FacebookTwitterPrintShare

Bermain peran pada prinsipnya merupakan metode untuk ‘menghadirkan’ peran-peran yang ada

dalam dunia nyata kedalam suatu ‘pertunjukan peran’ di dalam kelas.  Dalam metode ini, anak-anak berperan sebagai orang lain tanpa perlu latihan/spontan dan tidak untuk hiburan, namun lebih menekankan terhadap masalah yang diangkat dalam ‘pertunjukan’ dan bukan pada kemampuan pemain dalam melakukan permainan peran. Metode bermain peran biasanya menyampaikan suatu masalah sebelum memberikan pemecahan atas masalah itu. Anak-anak yang memainkan peran itu menunjukkan apa yang akan mereka lakukan, bagaimana reaksi mereka terhadap suatu kejadian atau situasi.  Read more

FacebookTwitterPrintShare


 
 (TAS FURLA) (TAS WEBE) (MUKENA ANAK) (TAS ANAK) (TAS BOTTEGA) (TAS HERMES SUPER)
 (TAS CHARLES & KEITH) (TAS LOUIS VUITTON FASHION) (TAS CELINE) (TAS GIVENCHY) (TAS CHRISTIAN DIOR) (TAS ANAK)