FacebookTwitterPrintShare

Balita akan menterjemahkan setiap kata yang kita ucapkan walaupun kita tidak menyuruhnya. Terkadang balita (toddler) bahkan lebih banyak mengerti daripada yang kita kira. Mereka menjadi sangat sensitif dan dapat menjadi uring-uringan atau bahkan menangis ketika kita menasihati atau mentertawakan mereka.

Dalam dunia anak terutama balita adalah dunia dimana mereka sedang membangun keterampilan komunikasi dengan dicampur emosi yang tidak terkendali. Mereka terkadang mengalami situasi dimana perasaan (emosi) yang besar tetapi tidak dapat menemukan kata-kata tepat untuk mengungkapkan perasaan tersebut.

Untuk itu jika balita bebicara kita harus benar-benar mendengarkan sehingga mengerti benar apa yang sebenarnya mereka ungkapkan dibalik semua emosi yang menyertainya dalam berkomunikasi. Hal ini menjadi sangat penting karena tidak semua balita dapat sepenuhnya mengekspresikan dirinya.

Berikut tips agar kita dapat berkomunikasi dengan baik :

  1. Mendengarkan apa yang anak katakan dan perhatikan emosi yang menyertainya.
  2. Selalu membuat waktu khusus untuk berkomunikasi.
  3. Ketika sang balita datang untuk berbicara cobalah untuk menghentikan beberapa menit saja apa pun yang kita lakukan untuk mendengarkan, karena balita kemungkinan membutuhkan hanya satu kalimat atau waktu sebentar untuk didengarkan.
  4. Ketika berbicara sebaiknya anda jongkok sama tinggi disebelahnya.
  5. Cobalah untuk membiarkan mereka menyelesaikan kalimatnya sebelum menyela, tak peduli kemungkinan berbelit-belit mereka berbicara.
  6. Berbicara sebaiknya dengan gaya bercerita. Seperti buku cerita bergambar akan membantu balita belajar tentang bahasa.
  7. Coba selalu berbicara jujur. Ketika kita berbohong kepada mereka kemungkinan kita akan kehilangan kepercayaan mereka.
FacebookTwitterPrintShare