FacebookTwitterPrintShare

Siapa yang akan tega jika melihat bayi lucu sedang menangis, dan tangis bayi lucu ini akan menarik perhatian orang yang mendengarnya terutama kedua orang tuanya. Pasti akan membangunkan tidur sang ibu meskipun sudah terlelap tidur dengan nyenyak-nya. Bahkan tangis bayi ibarat remote kontrol suara yang akan menstimulasi keluarnya ASI dari sang ibu. Tangisan Bayi adalah salah satu cara bayi dalam berkomunikasi dan memberitahu apa sebenarnya yang dia inginkan terhadap lingkungannya.

Tangis BayiTangis Bayi
Tangis Bayi
 

Puncak dari tangisan bayi sering terjadi pada sekitar umur bayi 6 minggu dan biasanya pada sat itu sangat sulit untuk menenangkan tangisan sang bayi. Bentuk komunikasi bayi dengan cara tangisan itu bisa berarti apa saja seperti rasa lapar, bosan, lelah, kesepian, atau tidak nyaman. Semua perasaan tadi sangat perlu diperhatikan terutama apabila tangisan bayi sudah mengarah pada sang bayi sedang kesakitan atau terkena bayi kolik (kejang/kram usus).

Kolik dialami pada umur bayi sektiar 3 bulan pertama dan biasanya terjadi pada sore hari atau menjelang malam. Sebenarnya sampai saat ini belum diketahui penyebab kolik pada bayi. Ada dugaan yang mengagap kolik terjadi karena terjadi gangguan sistem pencernaan pada bayi akibat masih belum terbentuk sempurna.

Tangisan kolik sangat keras disertai jeritan yang kemudian hilang dan berulang kembali timbul hilang dalam jarak waktu sekitar satu atau dua menit. Bayi kolik biasanya diikuti gerakan tangan ke arah perut dengan badan mengencang dan terkadang disertai dengan buang angin. Dengan menggosokkan minyak telon pada perut atau badan bayi akan dapat membantu menenangkannya. Pada beberapa orang mempunyai kepercayaan bahwa kolik dapat dihindari dengan cara memberdirikan tegak lurus bayi di pundak kemudian ditepuk tepuk lembut punggunya sampai sang bayi sendawa.

Berbeda dengan kolik rasa sakit oleh bayi diungkapkan dengan tangisan yang melengking keras secara terus menerus diselingi dengan rintihan serta rengekan kesakitan. Jika perut bayi yang sakit maka tangisan akan lebih melengking dan lebih keras. Untuk tangisan bayi yang seperti ini sebaiknya cepat hubungi dokter anak untuk dilakukan diagnosa lebih lanjut.

FacebookTwitterPrintShare