FacebookTwitterPrintShare

Bermain peran pada prinsipnya merupakan metode untuk ‘menghadirkan’ peran-peran yang ada

dalam dunia nyata kedalam suatu ‘pertunjukan peran’ di dalam kelas.  Dalam metode ini, anak-anak berperan sebagai orang lain tanpa perlu latihan/spontan dan tidak untuk hiburan, namun lebih menekankan terhadap masalah yang diangkat dalam ‘pertunjukan’ dan bukan pada kemampuan pemain dalam melakukan permainan peran. Metode bermain peran biasanya menyampaikan suatu masalah sebelum memberikan pemecahan atas masalah itu. Anak-anak yang memainkan peran itu menunjukkan apa yang akan mereka lakukan, bagaimana reaksi mereka terhadap suatu kejadian atau situasi.  Read more

FacebookTwitterPrintShare